Author: @LiburanJogja

Pawon Purba: Sensasi Kuliner Desa dengan Pemandangan Indah Gunung Api Purba Nglanggeran

  • Pawon Purba

    “Apik, cah!”. Kata-kata itu yang terucap pertama dari kami semua, saat kami turun dari mobil. Kami datang ber-enam, tergoda dengan foto-foto yang tersebar di instagram dan facebook Pawon Purba. Pawon Purba, seperti namanya, terletak di kaki Gunung Api Purba, Desa Nglanggeran.

    Pemandangan dari Pawon Purba Nglanggeran

    Pawon Purba merupakan kreasi terbaru dari jawara desa wisata andalan Kementrian Pariwisata ini. Warung makan ini memiliki keunggulan-keunggulan absolut yang sulit untuk bisa ditiru oleh warung lain: Pemandangan indah Gunung Api Purba dengan hamparan sawah terasiring di bawahnya.

    Menu Andalan Pawon Purba

    Keterbatasan, sering membuat masyarakat menjadi kreatif dalam menyikapi situasinya. Kabupaten Gunungkidul adalah salah satu wilayah yang kuliner tradisionalnya berangkat dari keterbatasan. Tiwul adalah salah satu bukti dari hasil kreatifitas karena adanya keterbatasan tersebut.

    Kondisi alam di Gunungkidul dan wilayah-wilayah di sekitarnya memang tidak ramah bagi sembarang tanaman. Didominasi oleh perbukitan kapur dan tanah yang tandus membuat hanya tanaman-tanaman tertentu yang dapat tumbuh di wilayah tersebut.

    Sebelum adanya inovasi Padi Gogo yang tidak membutuhkan banyak air, padi tidak dapat tumbuh sehat di wilayah-wilayah ini. Masyarakat kemudian menggantungkan hidupnya pada Ketela, salah satu tanaman yang cocok bagi kondisi alam wilayah ini. Diolah dengan cara yang sederhana sehingga dapat disimpan dan bertahan lama, Ketela menjadi bahan pangan pokok bagi masyarakat Gunungkidul dan wilayah-wilayah di sekitarnya. Mirip beras.

    Karena keterbatasan yang ada, kreatifitas muncul di kalangan masyarakat yang tinggal di wilayah ini. Ketela yang dikeringkan dengan cara dijemur setelah dikupas terlebih dahulu mereka namai dengan sebutan Gaplek. Gaplek kemudian ditumbuk sampai halus, hingga dapat menjadi tepung. Kreatifitas terus berlanjut. Tepung tersebut kemudian dikukus hingga matang, hingga akhirnya menjadi makanan pengganti nasi masyarakat pada jaman dulu: Tiwul.

    Tiwul memiliki citarasa yang khas: rasa dan aroma alami dari Ketela. Kandungan kalorinya lebih rendah dari Beras. Teksturnya yang pulen dan menggumpal memberikan sensasi tersendiri saat kita menyantapnya.

    Tiwul ini yang menjadi salah satu menu andalan Pawon Purba, warung makan milik salah satu penggiat utama Pokdarwis Gunung Api Purba Nglanggeran.

    Menu Nasi Tiwul di Pawon Purba Nglanggeran

    Selain Tiwul, Nasi Merah juga tersedia di sini. Pilihan lauk-nya juga tidak kalah menarik. Lauk tradisional seperti Tempe Garit, Tempe / Tahu Bacem, Telor Dadar, Pindang, Lele, dan Nila Goreng tersedia dengan harga yang sangat terjangkau.

    Jangan lupa mencoba Cokelat Nglanggeran. Minuman hasil olahan kebun cocoa yang dimiliki oleh Desa Nglanggeran sendiri ini rasanya bisa diadu dengan cokelat panas yang disajikan di restoran mewah atau hotel-hotel bintang 5.

    Jajanan dan Minuman di Pawon Purba

    Seperti layaknya warung dengan konsep tradisional lainnya, Pawon Purba juga menyajikan aneka jajanan tradisional seperti Pisang Goreng, Mendoan, Jadah, Cemplon, Singkong, bahkan Kacang dan Telo Rebus. Semua suguhan jajanan tradisional ini cocok menjadi teman berbincang santai sembari menikmati suasana khas desa dan pemandangan yang ada di Pawon Purba.

    Berbagai suguhan minuman hangat khas kawasan dataran tinggi seperti Wedang Jahe, Susu Jahe, Susu Tape Ketan, Teh Tubruk Gulo Batu, dan tentunya minuman standar seperti teh dan kopi, juga tersedia di Pawon Purba ini.

    Harga Makanan dan Minuman di Pawon Purba

    Harga semua menu yang ditawarkan oleh Pawon Purba terhitung sangat murah. Nasi / Tiwul dengan sayur sepuasnya bisa kita nikmati dengan harga hanya Rp. 12.000,-. Plihan lauk tradisional harganya mulai dari Rp. 1.000 (Tempe Garit) hingga Rp. 8.000,- (Nila Goreng). Jajanan seperti Pisang Goreng, Mendoan, Jadah, Cemplon, Singkong, dsb, harganya berkisar dari Rp. 4.000 hingga Rp. 6.000,-. Untuk minuman, yang paling mahal adalah Cokelat Nglanggeran; Rp. 10.000,- per gelas. Pilihan minuman lain, harganya hanya berkisar dari Rp. 2.000,- hingga Rp. 6.500,- saja.

    Menu Nasi Tiwul di Pawon Purba Nglanggeran

    Terjangkau sekali bukan, harga-harganya? :) Pawon Purba bisa menjadi pilihan menarik untuk dicoba bila Anda sedang berlibur ke Jogja. Suasana, pamandangan indah Gunung Api Purba, dan keunikan menu-menu tradisional yang ditawarkan, benar-benar menjanjikan pengalaman baru dalam berkuliner.

  •  

     

  •  
    Jam Buka: 08.00 – 21.00 WIB

     

Located in Blog

Kampung Flory: Dari Perkebunan, Taman Bermain, Kuliner Ndeso, Warung Kopi, hingga Paket Outbound

Ditulis oleh: Rizkie Nurindiani

  • Yogyakarta dikenal sebagai daerah tujuan wisata dengan kekayaan sejarah, budaya dan alamnya. Sejak 10 tahun yang lalu, destinasi wisata di Yogyakarta mulai berkembang pesat. Tujuan-tujuan wisata baru bermunculan dengan segala keunikannya. Salah satunya adalah Kampung Flory yang terletak di Kabupaten Sleman.

    Kampung Flory bermula dari keinginan Sudihartono di tahun 2016 untuk mempopulerkan kembali bertani agar anak muda tertarik. Ia memulainya dengan mendirikan Taruna Tani yang bergerak di bidang bunga hias. Kelompok Taruna Tani lantas mengembangkan perkebunan mereka dengan pariwisata. Awalnya hanya bekerja sama dengan kuliner, kini Kampung Flory berdiri di atas lahan seluas 6 hektar. Isinya tak lagi hanya tempat makan, namun penuh dengan berbagai wahana.

    Kampung Flory didirikan secara bertahap, pengelolaannya pun ada yang dipegang oleh Bumdes. Untuk menjadikan Kampung Flory sebagai kawasan wisata yang lengkap, Kampung Flory dibagi menjadi empat kawasan.

    1. Taruna Tani
    Kawasan Taruna Tani ini merupakan semacam showroom untuk hasil produk dari Kampung Flory, terutama di bunga hias dan souvenir. Tak hanya itu, Taruna Tani bekerjasama dengan Iwak Kalen menyediakan spot kuliner dengan menu utama ikan air tawar.

    2. Bali Ndeso
    Sesuai dengan namanya yang berarti kembali ke desa, Bali Ndeso merupakan kawasan kuliner dengan menu utama makanan desa, seperti ingkung dan aneka tumis sayuran. Di kawasan ini juga tersedia berbagai wahana outbound yang dikelola oleh Dewi Flory. Arena outbound ini berada di depan rumah makan Bali Ndeso.

    3. Puri Mataram
    Puri Mataram merupakan kawasan yang dikelola oleh Bumdes. Sebuah jembatan gantung disiapkan untuk menyeberangi sungai kecil yang memisahkan kawasan Puri Mataram dengan Bali Ndeso. Selain rumah makan yang buka setiap hari, di Puri Mataram juga terdapat Pasar Ndelik yang buka setiap hari Minggu pagi, yang menyediakan berbagai makanan tradisional hasil olahan masyarakat sekitar. Tak hanya kuliner, di Puri Mataram juga terdapat kebun bunga yang indah, lengkap dengan aneka spot selfie yang menarik. Bagi anak-anak, ada pula kebun kelinci dan marmut, di mana pengunjung dapat masuk dan bermain, serta memberi makan kelinci dan marmut.

    4. Kopi Keceh
    Kopi Keceh merupakan kawasan terbaru yang dibuka oleh Kampung Flory, letaknya tepat di sebelah Kali Bedog yang jernih. Di sini tersedia aneka kopi dan variannya yang dapat dipesan sambil menikmati pemandangan. Untuk makanannya, berbeda dengan ketiga kawasan lainnya, Kopi Keceh menyajikan berbagai menu seafood dan snack ringan. Di Kopi Keceh juga tersedia wahana bermain air dan memancing bagi anak-anak yang berkunjung.

    Yuk berlibur sejenak di Kampung Flory…!


  •  
  •  
    Alamat:
    Jugangpangukan, RT. 05 / RW. 11, Tridadi, Sleman
    Daerah Istimewa Yogyakarta, 55286

    Jam Buka: 09.00 – 21.00 WIB
    (Kopi Keceh : 09.00 – 17.00 WIB)

     

Located in Blog

Pinus Pengger, Tawarkan Gemerlap Lampu Kota Yogyakarta di Malam Hari

Ditulis oleh:Erkusharjanti


  • Pinus Pengger merupakan salah satu tempat wisata yang sedang sangat populer dan ramai dikunjungi oleh wisatawan. Tempat sederhana ini menyajikan pemandangan indah kota Yogyakarta dari ketinggian, terutama pada malam hari.

    Pinus Pengger mulai dibuka sebagai tempat wisata sejak bulan April tahun 2016. Dulunya, kawasan ini hanya dimanfaatkan warga setempat untuk mengambil getah dari pohon-pohon pinus yang banyak tersebar di sana. Namun karena getah sudah mulai mengering, warga berinisiatif untuk menjadikan tempat tersebut sebagai tempat wisata yang unik dan menarik.

    Sekilas, Pinus Pengger terlihat sama seperti hutan pinus lainnya. Namun, jika sudah masuk ke kawasan hutannya, pengunjung dikejutkan oleh beberapa hal unik.

    Dari area parkir mobil, kita harus naik melalui tangga kecil yang tidak terlalu tinggi untuk sampai ke area Pinus Pengger. Di sana banyak penjual makanan dan minuman yang berjajar rapi di pintu masuk. Mereka mulai berjualan sejak obyek wisata Pinus Pengger ini dibuka, sekitar pukul 06.00, dan tutup sekitar pukul 22.00, atau bahkan hingga tengah malam saat Pinus Pengger ditutup.

    Di antara deretan penjual makanan, terdapat sebuah tangga untuk masuk ke dalam kawasan Pinus Pengger. Kita harus melewati tangga yang cukup menguras tenaga untuk dapat melihat pemandangan yang lebih bagus.

    Sesampainya di atas, kita akan disambut dengan pintu masuk yang unik, terbuat dari anyaman semacam bambu yang dibentuk sedemikian rupa sehingga menarik perhatian pengunjung. Setelah melewati pintu masuk, pengunjung dapat menjelajahi hutan pinus. Di sana, terdapat beberapa meja dan kursi yang terbuat dari kayu serta terdapat ayunan yang bisa digunakan untuk bersantai.

    Kita dapat menemukan jembatan yang terhubung oleh dua pohon yang digunakan untuk melihat pemandangan, berfoto, dan juga bersantai. Jika ingin menaiki jembatan ini, kita cukup memasukkan uang sukarela ke dalam kotak yang sudah disediakan di pinggir tangga.

    Di sebelah jurang ada anyaman unik berbentuk seperti segitiga. Kita juga dapat menemukan anyaman berbentuk tangan raksasa. Spot ini tampak paling disenangi para pengunjung.

    Bagi pengunjung yang ingin bersantai, tidak perlu khawatir jika haus atau lapar karena banyak penjual. Mereka menjual aneka makanan seperti soto, bakso, dan lain sebagainya dengan harga terjangkau berkisar Rp. 8.000 – Rp. 12.000.

    Pinus Pengger ini paling ramai dikunjungi pada malam hari, karena kita bisa menikmati pemandangan indahnya lampu Kota Yogyakarta dari anyaman yang berbentuk tangan raksasa yang langsung menghadap pemandangan yang indah dengan lampu – lampu untuk mengabadikan momen.

    Jika anda datang sendirian atau kesusahan untuk mengabadikan foto, pengelola Pinus Pengger juga menyediakan jasa memfotokan. Tidak ada minimal order dan pengunjung tidak perlu khawatir akan harganya. Cukup dengan Rp. 4000 anda sudah bisa minta difotokan oleh pengelola.

    Buat yang suka berkemah, pengelola Pinus Pengger juga menyediakan lokasi untuk mendrikan tenda. Kita bahkan tidak perlu repot untuk membawa tenda dan makanan, karena pengelola Pinus Pengger menyediakan semua kebutuhan camping, seperti tenda, api unggun, dan jagung/ayam. Penyewaan tempat dipatok dengan harga Rp. 15.000/orang. Penyewaan tenda dipatok dengan harga Rp. 50.000 dengan kapasitas 4 orang. Kayu bakar 1 ikat dipatok dengan harga Rp. 30.000. Nah, untuk ayam/jagung juga akan disediakan oleh pengelola Pinus Pengger sesuai permintaan pengunjung dan dijamin tidak akan menguras kantong.

    Fasilitas seperti mushola dan toilet juga banyak tersedia di Pinus Pengger. Jadi kita tidak perlu khawatir untuk berkegiatan apapun di sini.

    Buat yang ingin berkemah, pihak pengelola mensyaratkan kita memberikan informasi minimal satu hari sebelumnya. Untuk menghubungi pengelola obyek wisata Pinus Pengger, silahkan simpan kontak Pak Toro di 087838282357.

    Rute:
    Pinus Pengger bisa diakses melalui beberapa rute. Ada 2 rute yg umumnya sering digunakan. Rute pertama, yaitu melewati jalan Wonosari. 300 meter dari kawasan bukit bintang, terdapat perempatan yang lokasinya tidak jauh dari Radio GCD FM, kemudian belok ke kanan dan ikuti jalan, Pinus Pengger ada di sebelah kanan. Rute kedua yang agak jauh, yaitu ke arah Bantul. Kalau dari Jembatan Janti, lurus ke arah ringroad, trus lurus ke arah Bantul. Lampu merah pertama belok kiri, ikuti jalan terus. Tidak perlu takut tersasar karena ada banyak petunjuk jalan. Jalannya sempit dan menanjak, jadi kita perlu ekstra hati-hati bila memilih rute yg kedua ini.

    Biaya Parkir:
    Motor: Rp. 2.000,-
    Mobil: Rp. 5.000,-
    Bus: Rp. 20.000,-
    Harga Tiket Masuk:
    @ Rp. 2.500,-

     


  •  
  •  

Located in Blog

Outbound Murah Seru di Dolan Deso

  •  
    Murah tapi seru! Dalam paket outbound di Dolan Deso ini kami akan mengajak Anda menjalani outbound dan team building seru di wilayah barat Kota Jogja. Sama dengan di Ledok Sambi, semua kegiatan dalam outbound ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kontribusi anggota tim terhadap kesuksesan kinerja tim. Aktivitas-aktivitas ini dikemas untuk melatih peran komunikasi, koordinasi, dan adjustment dalam sebuah tim.


  •  

Located in 1 Hari

Lava Tour Merapi dengan Jeep


  • Usai erupsi Gunung Merapi tahun 2010 silam, Desa Kinahrejo, di Kaliurang, kini menjadi destinasi wisata yang tak pernah sepi. Selain pemandangannnya yang sangat layak dinikmati, desa yang pernah didiami Mbah Maridjan ini kini memiliki wahana yang sangat seru dan populer: Lava Tour Merapi dengan Jeep!

    Wisata Lava Tour menggunakan Jeep ini berdurasi sekitar 2 – 2.5 jam. Biayanya bervariasi, tergantung jenis jeep yang kita naiki. Ya, ada beberapa jenis jeep yang bisa kita temukan di sini. Mulai dari Jeep Willys, Hardtop, hingga Land Rover. Kisaran harganya mulai dari Rp. 350.000,- hingga Rp. 400.000,-. Kapasitas nyaman dari masing-masing jeep ini rata-rata adalah 3 penumpang per jeep.

    Museum Sisa Hartaku
    Tempat ini adalah saksi bisu dari erupsi Gunung Merapi yang terjadi di tahun 2010 kemarin. Museum kecil ini dulunya adalah rumah penduduk, yang terkena awan panas saat erupsi tersebut.

    Beberapa hal yang dapat kita temukan di sini seperti: kerangka sepeda motor, tabung televisi, peralatan rumah tangga dan dapur, peralatan musik (dulunya, rumah ini juga merupakan sanggar seni), bahkan kerangka sapi. Semuanya hangus berselimut abu.
    museum sisa hartaku lava tour merapimuseum sisa hartaku lava tour merapi

    Bunker Merapi
    Ini adalah titik kunjungan yang paling favorit dari Lava Tour Merapi. Di Bunker ini kita bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah dan indahnya. Dari lokasi ini, kita bisa melihat matahari terbit saat pagi hari, maupun terbenam pada sore hari.

    Bunker yang terletak di di Dusun Kaliadem, Desa Kepuharjo, Cangkringan, ini dulunya adalah termpat bersembunyi dan berlindung dari lahar panas saat terjadi erupsi. Namun karena pada tahun 2010 letusannya sangat dahsyat dan panas, dua orang relawan yang berlindung di dalam bunker ini tidak tertolong, gugur karena panasnya lahar tersebut. Sejak saat itu, bunker ini tidak lagi digunakan sebagai tempat perlindungan karena berbagai alasan.

    Bunker Merapi ini sempat tertimbun selama tiga tahun oleh material Merapi setebal 4 meter. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini dulunya merupakan hutan yang cukup asri. Namun, kini semuanya sudah rata dengan pasir.
    bunker lava tour merapi

  •  

     

Located in Blog

Tiwul Yu Tum: Mencicipi Kuliner Khas Gunungkidul


  • Berdiri sejak tahun 1985, Tiwul Yu Tum muncul dari awal sebagai tiwul camilan. Tiwul yang dijual berbeda dengan tiwul biasanya karena rasa manis dari gula merah yang dicampurkan ke dalam adonan. Ini membuatnya digemari segala kalangan dan bertahan terus hingga saat ini.

    Kini, Tiwul Yu Tum yang telah dikelola oleh Slamet Riyadi, menantu almarhum Ibu Tumirah, telah berkembang sedemikian rupa. Selain toko yang menempati bangunan permanen, tiwulnya pun telah mengalami berbagai inovasi.

    Inovasi tiwul instan muncul di tahun 2011. Dengan membeli tiwul instan, pembeli dapat membuat tiwul camilannya sendiri di rumah. Satu bungkus tiwul instan (500 gr) dapat dibuat menjadi 2 tumpeng tiwul seukuran yang dijual di toko Tiwul Yu Tum. Selain tiwul instan, Slamet juga membuat gatot instan, yang sama seperti tiwul instan, dapat disimpan lama dan dibuat sendiri di rumah.

    Saat ini, tiwul yang dijual di toko pun tidak hanya sebatas tiwul manis biasa. Tiwul dengan berbagai varian rasa juga dijual sebagai pilihan lain, antara lain Tiwul Coblong, Tiwul Coblong Kombinasi, Tiwul Nangka, Tiwul Pisang, Tiwul Coklat, Tiwul Meses, dan Tiwul Keju. Tiwul dengan aneka rasa ini menarik untuk dicoba karena memberikan ‘sensasi’ tiwul yang berbeda.

    Terlepas dari tiwul manis, di toko Tiwul Yu Tum juga menjual tiwul biasa yang dapat dimakan bersama lauk-pauk khas Wonosari. Satu paket yang menarik adalah nasi tiwul, sayur daun pepaya, tumis pepaya-mlinjo, serta tentu saja sambal bawang dan belalang goreng yang renyah.

    Ada rencana berkunjung ke Gunungkidul? Tak ada salahnya mampir ke toko Tiwul Yu Tum untuk mencoba berbagai panganan menarik khas Gunungkidul.

  •  

    Alamat Tiwul Yu Tum:

    • Jl. Pramuka no. 36 Wonosari, Gunungkidul.
    • Jl. Wonosari-Jogja km 3.5 Siyono Tengah, Playen, Wonosari, Gunungkidul.
    • Jl. Baron Km 4, Dunggubah, Duwet, Wonosari, Gunungkidul (depan balai Desa duwet).

     

     

Located in Blog

Candi Ijo, Pemandangan Indah dan Instagrammable


  • Sudah pernah berwisata ke candi ini? Candi ini bernama Candi Ijo; candi Hindu yang terletak di Bukit Ijo, tidak jauh dari Istana Ratu Boko, sekitar 18 km di sebelah timur kota Jogja. Candi Ijo ini dibangun pada abad ke-9, di jaman Kerajaan Mataram Kuno. Bukit Ijo sendiri merupakan perbukitan tertinggi di wilayah Kecamatan Prambanan, dengan puncak tertinggi sekitar 410mdpl.

    Karena letaknya yg tinggi, pemandangan alam dari Candi Ijo ini sangat indah. Sangat cocok untuk pecinta fotografi yang ingin berburu pemandangan matahari terbenam.

    Di kompleks Candi Ijo terdapat 3 candi perwara yg menunjukkan penghormatan masyarakat Hindu kepada Trimurti: Brahma, Wisnu, dan Syiwa. Candi ini mempunyai 17 struktur bangunan dan 11 halaman berundak serta 3 bangunan candi perwara di puncak halaman tertinggi. Saat ini, struktur bangunan candi yg telah berhasil dipugar adalah kompleks candi utama dan 3 candi perwara tersebut. Sedangkan struktur bangunan lainnya, dari teras 1 – 10 masih dalam proses identifikasi dan proses susun-coba struktur bangunan candi. Susunan Lingga-Yoni yg terdapat di dalam Candi Ijo merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia.

    Mendekati sore hari, kita bisa melihat sunset yg nyaris sempurna dari Candi Ijo ini. Lokasi ini menarik sekali untuk hunting foto, atau bahkan untuk lokasi foto Pre-Wedding.

    Bila ingin mengunjungi Candi Ijo lokasinya satu arah dengan Candi Ratu Boko. Hanya sekitar 30-45 menit dari kota Jogja. Letaknya yg tinggi ini membuat kita harus menjalani jalanan yg cukup menanjak untuk menuju ke lokasinya. Tapi begitu sampai, keindahan candi dan pemandangan alam yang kita dapatkan akan membuat mata kita segar dan takjub.

  •  

     

Located in Blog

Outbound dan Team Building Seru di Ledok Sambi

  •  
    Dalam paket ini kami akan mengajak Anda menjalani outbound dan team building seru di desa Sambi, Kaliurang. Semua kegiatan dalam paket outbound ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kontribusi anggota tim terhadap kesuksesan kinerja tim. Aktivitas-aktivitas ini dikemas untuk melatih peran komunikasi, koordinasi, dan adjustment dalam sebuah tim.

    Kegiatan outbound dan team building ini cocok untuk perusahaan, organisasi, komunitas, dan bahkan keluarga, yang sedang berlibur di jogja, dan mencari kegiatan seru untuk memperkuat produktivitas timnya dengan cara yang menyenangkan dan efektif.

    • Ice Breaking & Energizing Games
    • Individual & Team Challenge
    • Fun Competition Games

  •  

Located in 1 Hari

3D2N: Fun Outbound di Ledok Sambi, Sepedaan Tilik Desa, Candi Borobudur, Merapi Volcano Tour

  • Fun Outbound di Ledok Sambi
  • Sepedaan Tilik Desa
  • Candi Borobudur
  • Merapi Volcano Tour (Jeep)
  • Free Time – Berbelanja
  • Day 1: Fun Outbound di Ledok Sambi (L,D)
    Di hari pertama dalam paket wisata Liburan Jogja 3 hari 2 malam ini kami akan mengajak Anda menjalani outbound seru di desa Sambi. Semua kegiatan dalam outbound ini bertujuan untuk melihat sejauh mana kontribusi anggota tim terhadap kesuksesan kinerja tim. Aktivitas-aktivitas ini dikemas untuk melatih peran komunikasi, koordinasi, dan adjustment dalam sebuah tim.
    Start: 11.00 am | End: 07.30 pm

    Day 2: Sepedaan Tilik Desa – Borobudur – Merapi Volcano Tour (B,L,D)
    Di hari pertama ini, sejak pagi hari sekali, Anda akan langsung kami ajak berwisata sepeda mengelilingi desa-desa di kawasan Borobudur dan membuat kerajinan-kerajinan, berwisata ke Candi Borobudur, serta menikmati wisata Lava Tour Merapi di sore hari.
    Start: 06.00 am | End: 07.00 pm

    Day 3: Free Time – Berbelanja (B,L)
    Di hari terakhir, kami akan mengajak Anda berbelanja untuk membeli buah tangan / cindera mata, sembari menunggu jam keberangkatan pesawat atau kereta-api untuk kembali ke kota asal Anda.
    Start: 08.00 am | End: tentative
    paket wisata jogja 3d2npaket tour jogja 3d2nouting kantor serupaket outing kantorpaket outing perusahaanpaket wisata jogja 3 hari 2 malampaket tour jogja 3 hari 2 malampaket outing 3 hari 2 malampaket wisata jogja 3d2n
    *Need @LiburanJogja Trip Advisor? Feel free to call us at 0811-250-100

    Located in 3 Hari 2 Malam

    Ramayana Ballet di Jogja

    Sudah pernahkan anda menonton pertunjukkan Sendratari Ramayana ketika sedang berkunjung di Jogja? Sendratari Ramayana atau yang sering juga disebut dengan Ramayana Ballet ini adalah pertunjukkan tari dan drama yang menceritakan kisah epik Rama & Shinta dari kisah wayang Ramayana.

    Ramayana Ballet

    Untuk menonton pertunjukkan Ramayana Ballet ini di Jogja, ada 2 opsi tempat yang populer; di Purawisata dan di Candi Prambanan.
     

    Pertunjukkan Ramayana Ballet di Purawisata

    Di Purawisata, pertunjukkan Ramayana Ballet ini dipentaskan setiap hari tanpa absen mulai dari pk. 20.00 wib. Pengelola Purawisata juga menawarkan paket Dinner sembari menonton Ramayana Ballet. Cek harga-harganya di sini. Bila ingin melakukan reservasi, anda bisa menghubungi nomor telp pengelola Purawisata di (0274) 375-705, 380-643.

    Ramayana Ballet di Purawisata

     

    Pertunjukkan Ramayana Ballet di Candi Prambanan

    Yang paling populer dan menarik, adalah pertunjukkan Ramayana Ballet di Candi Prambanan. Pertunjukkan Ramayana Ballet di kompleks Candi Prambanan ini dipentaskan pada panggung terbuka dan tertutup, mulai pk. 19.30.

    Pada bulan Mei sampai Oktober, Sendratari Ramayana di Candi Prambanan ini dipentaskan di panggung terbuka. Pertunjukkan di panggung terbuka (Open Air Theatre) ini melibatkan lebih dari 200 penari, dengan seri yang paling epic adalah Anoman Obong.

    Ramayana Ballet

    Pada bulan November – April Sendratari Ramayana di Candi Prambanan dipentaskan di dalam panggung tertutup (Gedung Trimurti). Di panggung tertutup ini, Ramayana Ballet dipentaskan secara menakjubkan oleh sekitar 50 orang penari.

    Terdapat 2 versi pementasan Ramayana Ballet di kompleks Candi Prambanan ini. Versi 1, kisah 4 babak yg dipentaskan per babak dalam 4 malam pementasan u/ keseluruhan kisah. Setiap babak berdurasi 1,5 jam. Versi 2, dipentaskan dalam ‘Babak Penuh’, kompilasi dari 4 babak tersebut dalam 1x pementasan selama 2 jam. Dialog drama dalam bahasa Jawa dari kedua versi pementasan ini sudah dipersingkat untuk wisatawan.

    Ramayana Ballet Prambanan

    Bagi anda yang tertarik untuk menonton pertunjukkan Ramayana Ballet di Candi Prambanan, anda bisa pesan tiket di halaman: Tiket Ramayana Ballet.

    Located in BlogTagged with: