ARTJOG 2019 (MMXIX): Arts in Common

ARTJOG, festival seni kontemporer bertaraf internasional yang berbasis di Jogja kembali digelar di Jogja National Museum. Pada tahun 2019 (populer dengan sebutan ARTJOG MMXIX) ini, ARTJOG mengusung tema Arts in Common.

Pengusungan tema Arts in Common ini adalah bagian dari upaya untuk menjadikan perhelatan seni tahunan ini semakin ramah dan membumi untuk setiap kalangan, agar ARTJOG dapat lebih mendekatkan diri dengan penikmat seni seluas-luasnya, termasuk membuka diri pada para penikmat seni baru.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, acara ini selalu dinanti oleh banyak kalangan karena selalu sukses meraih apresiasi positif, baik dari kalangan seni maupun publik secara umum, secara masif, di setiap tahunnya.

  • ARTJOG 2019 mengunsung tema Arts in Common: common|space. Berangkat dari keinginan untuk mewujudkan pameran atau festival ini sebagai ‘ruang bersama’. Untuk merealisasikan gagasan tersebut, ARTJOG berusaha mempertemukan para praktisi seni dengan praktisi dari bidang kreatif lain dalam sebuah ruang penciptaan bersama.

    Special Project dihadirkan sebagai ruang khusus bagi proyek karya seni hasil kolaborasi seniman dengan praktisi bidang lain, baik perorangan atau kelompok, yang secara khusus merespon tema Arts in Common: common|space.

    • Handiwirman

      Perupa kelahiran Bukittinggi ini memang kerap menampilkan karya dari benda-benda yang sering kita anggap remeh, diolah menjadi suatu karya seni yang bermakna tinggi. Untuk ARTJOG, Handiwirman menyiapkan sebuah karya yang berukuran besar yang akan hadir di area fasad Jogja National Museum. Sebuah karya yang akan ditempatkan pada lubang sedalam 4 meter dengan diameter kurang lebih 6 meter, dan menjulang tinggi sampai langit-langit gedung. Karya ini akan menyambut anda saat masuk ke ruang pameran ARTJOG 2019.

      Karya Handiwirman ArtJog 2019

    • Riri Riza

      Sutradara film Riri Riza menampilkan karya yang dipresentasikan dengan cara yang tidak biasa. Beberapa instalasi patung jasad duduk dari tradisi Marapu hadir dengan semacam lubang kecil yang cukup untuk diintip. Di dalamnya terputar B-Roll dari rol-rol filmnya yang tersisih dari pembuatan film terbarunya di Sumba. Pengunjung yang ingin menikmati karyanya harus menikmatinya dengan cara yang tidak lazim, yaitu mengintip kedalam patung tersebut.

      Karya Riri Riza ArtJog 2019

    • Piramida Gerilya

      Piramida Gerilya adalah kolaborasi beberapa seniman lintas disipilin (Santi & Miko dari Indieguerillas, Singgih Susil Kartono dari Spedagi Movement, Agung Satriya Wibowo dari Ekoliterasi Jogja, Lulu Sindhu Prasastyo dari Sapu Upcycle, Adamuda, dan Lulu Lutfi Labibi). Bila anda menemukan ruang dengan karya instalasi berwujud warung tradisional, ini adalah karya mereka.

      Karya Piramida Gerilya ArtJog 2019

    • Teguh Ostenrik

      Teguh Ostenrik memulai karyanya dari pengalaman personalnya ketika takjub pada kekayaan dan keindahan dunia bawah laut di Indonesia. Dengan semangat untuk memulihkan kehidupan terumbu karang di bawah laut, Teguh Ostenrik menyusun instalasi di bawah laut yang memiliki fungsi langsung sebagai tempat naungan terumbu karang untuk dapat hidup kembali. Dalam ARTJOG 2019 Teguh Ostenrik menghadirkan karya yang dinamai “Daun Khatulistiwa”. Mengambil inspirasi dari bentuk daun Jati, sebuah instalasi berukuran 9×6 meter ini akan hadir di dalam sebuah kubah yang disertai dengan unsur audio dan visual alam bawah laut. Dengan presentasi yang memaparkan keindahan dan kekayaan alam bawah laut, diharapkan karya ini dapat menyentuh kesadaran publik terkait pentingnya menjaga lingkungan di sekitarnya, terutama alam bawah laut.

      Karya Teguh Ostenrik ArtJog 2019

    • Sunaryo

      Di saat akan keluar dari area pameran, anda akan takjub dengan karya oleh Sunaryo. Dalam ARTJOG 2019 ini, Sunaryo menampilkan karya menakjubkan yang terdiri dari jalinan bambu, cermin, dan suara air, menyerupai perangkap ikan berukuran besar.

      Karya Sunaryo ArtJog 2019

    ARTJOG 2019 menghadirkan beberapa program edukasi. Berikut daftarnya.

    • Curatorial Tour

      Setiap Selasa & Jumat, 15:00 WIB

      Dalam program kulatorial ini, pengunjung akan diajak untuk mengelilingi ruang pamer dengan dipandu oleh tim kurator ART|JOG. Tim kurator akan memberikan penjelasan tentang konsep dan konteks dari karya-karya yang ditampilkan. Program ini dihadirkan agar dapat mendekatkan karya seni dengan publiknya, sekaligus sebagai sarana edukasi publik.

      Kulatorial ArtJog 2019

    • Meet The Artist

      Setiap Rabu, 15:00 WIB

      Meet The Artist memfasilitasi publik atau pengunjung untuk dapat bertemu dan berbincang langsung dengan para seniman yang terlibat dalam ART|JOG 2019. Program ini memungkinkan terjadinya pertukaran pengetahuan dan dialog antara seniman dan pengunjung.

      Meet The Artist ArtJog 2019

    • Leksikon

      Jumat, 9 Agustus 2019 dan Sabtu, 10 Agustus 2019

      LeksiKon adalah sajian edukasi publik yang mengusung format performatif, kreatif, dan berbeda dari sejumlah program bincang seniman pada umumnya. LeksiKon menggabungkan antara ceramah para seniman dengan lokakarya yang diampu oleh tim artitstik; terdiri dari kurator ARTJOG, direktur artistik, dan skenografer. Penonton akan menyaksikan seni dan tontonan audio visual berupa dokumentasi karya seni para seniman.

      Seniman yang terlibat: Riri Riza, Syaiful Garibaldi, Fika Ria Santika, Etza Mesyara, Teguh Ostenrik, Lugas Syllabus, Uji Handoko and Natasha Tontey.

      Bincang Artis ArtJog 2019

    Tidak hanya memajang karya seni, ARTJOG 2019 juga menghadirkan bentuk seni lainnya, yaitu pertunjukan musik kontemporer dan juga pertunjukan tari. Beberapa penyanyi atau band yang akan tampil di ARTJOG termasuk Answer Sheet, Bottlesmoker, dan Umar Haen. Kegiatan ini diadakan pada malam hari dan membawa berbagai jenis seniman baik di dalam maupun luar negeri. Pertunjukan musik kontemporer dan pertunjukan tari ARTJOG 2019 diadakan setiap hari di area luar pameran.

    Performance ArtJog 2019

    Simak jadwal dan agenda kegiatan harian ARTJOG 2019 di bawah ini:

    • Senin, 19 Agustus 2019

      • 15.00 WIB: [Workshop] Keliaran di Sekitar Kita (Wild Things Surround Us)
      • 19.00 WIB: [Talks] Hidden Alliances by Elisabeth Schimana and the IMAfiction Series
    • Selasa, 20 Agustus 2019

      • 15.00 WIB: [Curatorial Tour] Curatorial Tour 7
      • 19.30 WIB: [Music Performance] Anteng Kitiran
      • 20.30 WIB: [Music Performance] Bharatayuda Concerto
      • 21.30 WIB: [Music Performance] Leftyfish
    • Rabu, 21 Agustus 2019

      • 15.00 WIB: [Meet the Artists] Meet the Artists 4 : Enka Komariah & Piramida Gerilya
      • 16.00 WIB: [Talks] Jessica Ekomane : Presented as a part of Nusasonic – Crossing Aural Geographies
      • 19.30 WIB: [Sound Perfomance] MEMBRANES by: Elisabeth Schimana, Ikbal Lubys, Patrick Hartono, Random Brothers
    • Kamis, 22 Agustus 2019

      • 19.30 WIB: [Contemporary Dance] Ontologi Dedes by Fat Velvet
      • 20.30 WIB: [Music Performance] Luise Najib
      • 21.30 WIB: [Music Perfomance] Kimokal
    • Jumat, 23 Agustus 2019

      • 15.00 WIB: [Curatorial Tour] Curatorial Tour 8
      • 19.30 WIB: [Contemporary Dance] Bala Ngasag by Sutrianingsih
      • 20.30 WIB: [Contemporary Dance] Rep Repan by Wahyu Kuncara Aji
      • 21.30 WIB: [Contemporary Dance] The Other Half by Puri Senja Aprilliani
    • Sabtu, 24 Agustus 2019

      • 11.00 WIB: [Workshop] Cuci Film by Afdruk56 ft. KOPPI
      • 19.30 WIB: [Music Perfomance] Mario Zwinkle
      • 20.30 WIB: [Music Perfomance] Jahanam
      • 21.30 WIB: [Music Perfomance] D.P.M.B

    ARTJOG 2019 menghadirkan program Merchandise Project dengan pendekatan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Program ini hadir sebagai ruang interaksi beberapa seniman dengan publik yang lebih luas.

    Berangkat dari tema besar yang diusung, ARTJOG 2019 menggandeng beberapa seniman dan kelompok seni seperti, HONF Foundation, Afdruk 56, dan RAR Editions untuk menjadikan program ini lebih hidup dengan interaksi publik melalui proses produksi para seniman.

    Profil ArtJog

    Untuk ukuran acara bertaraf internasional, harga tiket masuk ARTJOG 2019 cukup terjangkau. Berikut daftar harga tiketnya:

    • Dewasa:

      Rp. 50.000,- per orang

    • Anak-anak (3 – 12 tahun):

      Rp. 25.000,- per orang

    • Di bawah 3 tahun:

      Gratis

  •  

     

  •  

     

Karena berlibur itu, sangat bisa dilakukan di negeri sendiri ;)- @LiburanJogja™